• Breaking News

    Ini Dia Keunggulan Jokowi Dimata Generasi Milenial



    Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko “Jokowi” Widodo - Ma’ruf Amin memiliki keunggulan tersendiri di mata generasi millennial.

    Hal tersebut tergambar pada hasil survei yang dirilis oleh lembaga survei Populi Center. Pasangan ini rupanya digandrungi mayoritas pemilih muda.

    1. Jokowi-Ma’ruf kantongi 56,1 persen suara millennial

    Peneliti Populi Center, Dimas Ramadhan menjelaskan,  pemilih usia millennial dalam survei tersebut adalah mereka yang berusia di bawah 34 tahun.

    "Pemilih usia millennial ini lebih banyak yang memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf dengan persentase sebesar 56,1 persen. Begitu juga dengan pemilih di atas 35 tahun yang juga memilih pasangan ini dengan persentase sebesar 57,1 persen,” kata Dimas, Rabu (24/10)

    Sedangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mendapatkan dukungan dari pemilih millennial sebesar 30,5 persen dan pemilih di atas 35 tahun sebesar 30,8 persen.

    2. Jokowi jadi figur yang menarik di mata millennial

    Hal yang juga menarik ialah bagaimana pemilih usia millenial dalam menilai kedua pasangan capres dan cawapres tersebut. Berdasarkan temuan Populi Center, Jokowi menjadi tokoh yang paling menarik penampilannya di mata mereka dengan perolehan persentase sebesar 42,3 persen.

    “Selain itu, pemilih millennial juga mengapresiasi cara berpidato Jokowi. Mereka menyukai gaya berpidato Jokowi tercatat 42,8 persen, beda tipis dengan pemilih millennial yang memilih gaya berpidato Prabowo Subianto sebesar 43,2 persen,” terangnya.

    3. Gaya pidato Jokowi lebih disukai millennial ketimbang Prabowo

    Hal ini menunjukkan di antara kedua tokoh capres dan cawapres yang ada bahwa Prabowo bukan lagi satu-satunya tokoh yang dianggap pandai berpidato.

    Untuk diketahui, survei yang dilakukan oleh Populi Center ini diadakan sejak 23 September hingga 1 Oktober 2018. Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap total 1.470 responden yang dipilih secara acak dari 34 provinsi di Indonesia. 

    Adapun margin of error survei ini adalah 2,53 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

    Tujuan hasil survei ini sendiri adalah untuk mengetahui peta elektabilitas kandidat pasca-penetapan pasangan oleh KPU pada September lalu.

    Ikuti terus berita-berita seputar Pemilu 2019 di Millennials Memilih IDN Times. #MillennialsMemilih.

    No comments

    iklan

    TesTer