• Breaking News

    Survei Membuktikan Bahwa Sekitar 73% Rakyat Indonesia Puas Dengan Kinerja Jokowi

    Survei Membuktikan Bahwa Sekitar 73% Rakyat Indonesia Puas Dengan Kinerja Jokowi
    Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan sebanyak 73 persen masyarakat mengaku puas atas kinerja Presiden Joko Widodo.

    Survei dilakukan pada 7-14 September 2018 terhadap 1.220 responden dengan response rate 1.074 responden. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei kurang lebih 3,05%.

    Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden.

    "Hasilnya yang merasa puas 73,4%, dengan rincian sangat puas 9,7% dan cukup puas 63,7%. Sementara yang kurang puas 22,6%, tidak puas 2,8% dan TT/TJ (tidak tahu/tidak jawab) 1,2%," kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan dalam paparannya, di Kantor SMRC, Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

    Djayadi melanjutkan dalam survei kali ini pihaknya juga bertanya kepada responden seberapa besar keyakinan mereka bahwa Jokowi mampu memimpin dan menjadikan Indonesia lebih baik dari pada saat ini.

    Hasilnya, sebanyak 71,4 persen merasa yakin. Rinciannya, 13,3 merasa sangat yakin, sedangkan 58,1 persen mengaku cukup yakin. Sisanya, responden yang tidak yakni sebanyak 23,2 persen. Rinciannya, 20,3 persen merasa kurang yakin dan 2,9 persen tidak yakin sama sekali. Selain itu, sebanyak 5,4 persen responden tidak menjawab atau tidak tahu.

    "Responden yang merasa yakin dengan kemampuan Jokowi sekitar 71 persen Jauh lebih banyak dibandingkan yang merasa tidak takin yaitu 23 persen," kata dia.

    Djayadi mengatakan pihaknya juga menyinggung soal ekonomi dalam penelitian ini. Responden dimintai penilaian kondisi ekonomi saat ini dibandingkan tahun lalu.

    Sebanyak 39,1 persen menilai kondisi ekonomi secara umum saat ini lebih baik. 2,7 persen menilai jauh lebih baik. 29,3 persen menilai tidak ada perubahan. 21,0 persen menilai lebih buruk. 1,0 persen menyebut kondisi saat ini jauh lebih buruk. Sedangkan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebanyak 6,8 persen.

    Ketika dimintai pendapat soal kondisi ekonomi setahun ke depan, sebanyak 48,2 persen optimistis kondisi ekonomi akan lebih baik dari saat ini. Sebanyak 9,8 persen menilai jauh lebih baik.

    Tak hanya itu, sebanyak 18,7 persen responden menilai tidak akan ada perubahan, 5,9 persen menilai kondisi ekonomi tahun depan akan lebih daripada saat ini, dan 0,7 persen menilai jauh lebih buruk. Sisanya, 16,7 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

    No comments

    iklan

    TesTer